Antisipasi Korupsi Pengadaan

Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hampir 40 persen anggaran pemerintah terjadi kebocoran dan 80 persen terkait dari pengadaan barang dan jasa. Untuk mengatasi masalah itu, Pemerintah Kabupaten Tabalong turut serta dalam acara bimbingan teknis strategi menghadapi audit pengadaan barang dan jasa pemerintah, Pekan lalu di Gedung Informasi Pembangunan Tanjung.

Selain mengatasi itu, tujuan lainnya adalah untuk menyosialisasikan Peraturan Presiden No 54 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, agar proses pengadaan berjalan efisiensi, terbuka dan kompetitif sehingga terhindar dari kesalahan administrasi maupun keuangan.

Bupati Tabalong H Rachman Ramsyi kebetulan sekali ikut acara tersebut. Selain membuka acara, dia menyampaikan sambutan terkait pengadaan di Pemkab Tabalong.

Dia mengatakan, melalui pelatihan bimbingan teknis diharapkan tidak menjadikan proses pengadaan barang/jasa pemerintah justru menciptakan peluang penyimpangan dan pelanggaran. Terlebih menyangkut strategi menghadapi audit nantinya oleh jajaran pengawas administrasi pemerintahan. Seperti inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BKP).

”Berdasarkan hukum pengadaan barang dan jasa pemerintah sudah jelas mengatur tentang semua prosedurnya, yakni peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah yang telah ditetapkan pada tanggal 6 agustus 2010. Jadi, sebenarnya kita tinggal mengikuti aturan tersebut,” kata bupati.

Menurutnya, proses pengadaan di Tabalong selama ini sudah berjalan baik, walaupun belum bisa dikatakan sempurna dan optimal. Namun harus terus berupaya untuk mengoptimalkan untuk memperbaikinya. Agar prosesnya terlaksana baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan, guna mendukung pelaksanaan program pembangunan.

 Acara bintek ini sendiri dilaksanakan Pusat Pengkajian Pengadaan Indonesia (P3I) sebagai upaya agar seluruh pelaku pengadaan barang dan jasa mengetahui titik kritis mana saja yang harus diberi perhatian ekstra dalam proses pengadaan barang dan jasa. ”Contohnya berkaitan dalam pembuatan harga perkiraan sendiri (HPS) dan spesifikasi teknis dalam proses pengadan,” ujar Panitia Penyelenggara, Husin Ansari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: