52 TAHUN KABUPATEN TABALONG “Barakat Bagawi Bujur, Masyarakat Akur, Tabalong Makin Bersinar”

Tepat pada tanggal 1 Desember 2017, Kabupaten Tabalong genap berusia 52 Tahun, lebih dari setengah abat melaksanakan pemerintahan daerah otonomi, Gagasan berdirinya Kabupaten Tabalong di prakarsai oleh Badaruddin Akhmid selaku Asisten Wedana di Kecamatan Tabalong Selatan. Pada tanggal 15 Mei 1958  terbentuklah Panitia Sementara Penuntutan Daerah Swatantra Tingkat II Tabalong dan pada baru pada tahun 1959 dalam sidang pleno terbuka DPRD Hulu Sungai Utara telah memutuskan menyetujui tuntutan rakyat Tabalong. Peresmian Kabupaten Tabalong pada tanggal 1 Desember 1965 yang ditandai dengan pembukaan papan nama yang diselubungi kain beledru berwarna hijau dengan untaian sutra kuning keemasan dan bertuliskan Daerah Tingkat II Kabupaten Tabalong. Persemian dilakukan di Taman Giat kota Tanjung oleh Mayor Jenderal APRI Dr Soemarno Sosroatmodjo, Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Kabinet Dwikora I.

Telah banyak kemajuan yang dicapai Kabupaten Tabalong, ini tidak lepas dari perjuangan para pimpinan kita terdahulu, dukungan semua lapisan masyarakat dan aparatur sipil negara, maka tepatlah tema yang diambil untuk Hari Jadi Kabupaten Tabalong ke 52 ini adalah “ Barakat Bagawi Bujur, Masyarakat Akur, Tabalong Makin Bersinar”. Makna filosofi tema tersebut sangat dalam, yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakata, maka dalam bekerja harus sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku, tidak ada permusuhan dan meningkatkan  tolerasi antar sesama umat beragama di Kabupaten Tabalong.

Barakat Bagawi Bujur

 Bekerja yang benar telah membuahkan hasil untuk Kabupaten Tabalong, banyak penghargaan yang diterima baik ditingkat Provinsi Kalimantan Selatan maupun yang secara Nasional, seperti yang selalu disampaikan oleh Bupati Tabalong H. Anang Syakhfiani dalam setiap kesempatan, bahwa penghargaan itu bukan hal yang kita kejar tapi  itu adalah bukti apresiasi dari pemerintahan yang lebih tinggi.

Piala Adipura merupakan lambang supremasi kebersihan yang didapat kembali oleh Kabupaten Tabalong, 20 tahun yang lalu pernah mendapatkan Piala tersebut, tapi setelah ini hilang, baru Tahun 2016 Kabupaten Tabalong memperolehnya kembali. Keberhasilan  ini tidak lepas dari dukungan masyarakat Tabalong yang mencintai kebersihan, gerakan relawan yang sangat masif serta komitmen pemerintah daerah yang tinggi dalam mengelola kebersihan dan keindahan kota. Tidak hanya itu, selain menjaga kebersihan, Pemerintah Kabupaten Tabalong berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah kebakaran hutan antara lain bekerjasama dengan Barisan Pemadam Kebakaran yang dilaksanakan secara swakelola oleh masyarakat dan memberikan bantuan kendaraan bagi petugas Kepolisian dan TNI yang menangani Kebakaran Hutan dan Lahan/Kahurtala.

Piala Wahana Tata Nugraha yang diperoleh Kabupaten Tabalong berturut-turut selama 5 tahun lebih untuk kategori kota kecil yang tertib berlalui lintas dan penyedia angkutan pelajar secara gratis. Inovasi dalam pemberian angkutan yang nyaman dan gratis bagi pelajar dan masyarakat patut diacungi jempol, orang tua lebih tenang dalam hal transportasi anak-anaknya, dulu sebagian pelajar yang belum cukup usia dan belum punya SIM sudah mengendarai kendaraan bermotor untuk berangkat sekolah, sekarang mereka sudah beralih ke angkutan jenis mobil APV yang full AC. Dampak lain menghemat biaya tentunya, sehingga dananya bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga lainnya.

Kota Layak Anak adalah penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Tabalong berhasil menekan bahkan menghilangkan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mewujudkan daerah yang ramah dan perduli serta melindungi anak. Kita bisa lihat fasilitas-fasilitas di taman, di puskesmas-puskesmas serta tempat-tempat lainnya tersedia tempat anak-anak bermain, serta angkutan gratis buat anak-anak sekolah, itulah beberapa faktor yang mendukung pengakuan sebagai kota layak anak.

Tabalong sudah tiga kali berturut-turut memperoleh opini WTP/Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dari BPK RI, dan Kabupaten tercepat dalam menyusun dan menyampaikan APBD setiap tahunnya, sehingga sebagai penghargaanya, pada Tahun 2018 Kabupaten Tabalong berhasil mendapatkan Dana Insentif Daerah atau DID dari Pemerintah Pusat sebesar lima puluh milyar rupiah. Seperti yang Bupati Tabalong sampaikan bahwa pengelolaan keuangan dan aset yang tertib serta handal adalah suatu kebutuhan dan keharusan yang harus dilakukan untuk mewujudkan good governance.

Masyarakat Akur

 Masyarakat di Kabupaten Tabalong terbilang heterogen, karena terdiri dari berbagai suku, bahasa dan bermacam kebudayaan. Keanerakaragaman ini justru sebagai pendorong kekuatan dan kebersamaan, ibarat taman kalau tumbuh bermacam bunga maka akan kelihatan indah dan menentramkan, tapi kalau hanya terdiri dari satu bunga dan satu warna saja, maka terkesan kurang menarik, begitulah dengan kehidupan bermasyarakat.

Potensi itu merupakan modal dasar bagi Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan, kita bisa melihat berbagai atraksi kebudayaan yang selalu ditampilkan dalam even-even besar seperti budaya jawa dengan atraksi reok dan kuda lumpingnya, budaya dayak karena sebagian penduduk asli Tabalong adalah suku dayak dan tidak kalah budaya banjar.

Kebebasan dalam menjalankan ibadah juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tabalong, selama ini tidak ditemukan adanya pertikaian terkait masalah sara, semoga kerukunan dan toleransi ini tetap terus terjaga.

Tabalong Makin Bersinar

Tabalong yang maju, sejahtera dan membangakan adalah idaman setiap masyarakat, banyak keberhasilan yang sudah dicapai sampai sekarang antara lain adalah Indek Pembagunan Manusia atau IPM Kabupaten Tabalong yang naik ke peringkat tiga setelah kota Banjarbaru dan Banjarmasin. Ini menunjukan perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat, semua itu tidak lepas dari upaya penyediaan pendidikan yang murah dan perbaikan layanan kesehatan.

Untuk memajukan pelaku usaha mikro dan kecil. pemerintah daerah melaksanakan pembinaan dan memberikan pelatihan-pelatihan sehingga kulitas dari produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, bantuan peralatan juga diberikan bagi peserta pelatihan seperti peralatan menjahit, memasak, salon serta bengkel, Inovasi lain yang dilakukan bekerjasama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD dan OJK Regional 9 Kalimantan, telah diluncurkan kredit Gerbang Emas dengan bunga 0 (nol) persen yang disalurkan melaui Perusahaan Daerah BPR Muara Uya, BPR Haruai dan BPR Kelua.

Badara Warukin yang akan diresmikan pada tanggal 4 Desember 2017 akan mewujudkan Kabupaten Tabalong yang makin bersinar, sebagai poros ekonomi di  wilayah utara Kalimantan, Kabupaten Tabalong sangat memerlukan Badar Udara yang akan melayani penerbangan dengan rute Tanjung-Banjarmasin, Tanjung-Jakarta dan Tanjung – Balikpapan, tidak menutup kemungkinan akan dibuka rute Tanjung – Solo karena banyaknya pekerja di Tabalong yang berasal dari pulau Jawa.

Rumah Sakit Badarudin Kasim akan diresmikan pada saat hari jadi Kabupaten Tabalong yang ke 52. Rumah Sakit ini akan menjadi rumah sakit rujukan regional di Kalimantan Selatan, dengan kapasitas kamar yang sudah terbangun untuk kelas 3 sebanyak 200 kamar, dan akan ditambah lagi menjadi 200 kamar tahun 2018 untuk kelas diatasnya, hampir semua dokter specialis sudah tersedia dan secara bertahap akan ditunjang dengan peralatan yang lengkap.

Terakhir, Kabupaten Tabalong sukses menyelengarakan perhelatan akbar Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) X. Tidak hanya sukses penyelengaraan tapi berhasil menaikan peringkat menjadi ke 4 dari 13 Kabupaten Kota. Untuk pertama kalinya event Porprov digabung dengan Porprov Expo, dalam penyelengaraannya Pemerintah bekerjasama dengan KNPI Kabupaten Tabalong, antusian masyarakat dan atlit dapat dilihat dari banyaknya kunjungan ke acara tersebut untuk berbelanja dan menikmati hiburan musik serta kesenian setiap malamnya, total transaksi selama expo mencapai 11 milyar lebih, lumayan menambah perputaran uang yang beredar di Kabupaten Tabalong.

Dari semua keberhasilan tersebut, kita tidak boleh cepat puas, masih banyak yang harus di wujudkan bersama-sama, mari kita bergandeng tangan, rapatkan barisan untuk membangun banua sarabakawa yang sejahtera.

 

*) Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPKAD Kabupaten Tabalong, Prov Kalsel (www.husinansari.co.nr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: